KIRIM SURAT SEKARANG
Menteri
Abdul Kadir
Karding
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)
Yang terhormat Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Bapak Abdul Kadir Karding, Saya ingin meminta Bapak dan Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah nyata dalam meningkatkan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia yang mencari pekerjaan di luar negeri. Hal ini sangat mendesak di tengah maraknya laporan tentang pekerja migran Indonesia yang menjadi korban perdagangan manusia oleh sindikat kriminal, salah satunya di Kamboja. Riset Amnesty International yang diterbitkan pada 26 Juni 2025 menemukan bahwa ribuan pekerja dari berbagai negara – termasuk Indonesia – telah dijebak dan diperdagangkan ke Kamboja untuk dipaksa bekerja di lebih dari 50 kompleks penipuan online di Kamboja. Para penyintas yang diwawancara oleh Amnesty, termasuk seorang WNI, mengungkap bahwa mereka disiksa, diperbudak dan bahkan “dijual” dari satu kompleks penipuan ke kompleks lainnya. Saya merasa sangat cemas dan sedih melihat bagaimana pekerja migran Indonesia, yang hanya berkeinginan untuk mendapatkan peluang pekerjaan yang lebih baik di luar negeri, menjadi korban kejahatan lintas negara. Oleh karenanya, saya mendesak Bapak Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia untuk: - Memperkuat mekanisme pencegahan dan perlindungan untuk warga negara Indonesia yang mencari kerja di luar negeri; - Meningkatkan pengawasan terhadap informasi penyaluran kerja dan perekrutan pekerja migran Indonesia; - Memastikan adanya mekanisme pelaporan yang efektif serta dukungan terhadap korban dan keluarga korban; - Mendesak otoritas Kamboja untuk menindak para pelaku kejahatan perdagangan manusia serta memberikan perlindungan dan bantuan bagi pekerja migran Indonesia yang menjadi korban. Hormat saya, {user_data~First name}
tes
Zahra
Zulfi
Amnesty International Indonesia
Yang terhormat Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Bapak Abdul Kadir Karding, Saya ingin meminta Bapak dan Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah nyata dalam meningkatkan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia yang mencari pekerjaan di luar negeri. Hal ini sangat mendesak di tengah maraknya laporan tentang pekerja migran Indonesia yang menjadi korban perdagangan manusia oleh sindikat kriminal, salah satunya di Kamboja. Riset Amnesty International yang diterbitkan pada 26 Juni 2025 menemukan bahwa ribuan pekerja dari berbagai negara – termasuk Indonesia – telah dijebak dan diperdagangkan ke Kamboja untuk dipaksa bekerja di lebih dari 50 kompleks penipuan online di Kamboja. Para penyintas yang diwawancara oleh Amnesty, termasuk seorang WNI, mengungkap bahwa mereka disiksa, diperbudak dan bahkan “dijual” dari satu kompleks penipuan ke kompleks lainnya. Saya merasa sangat cemas dan sedih melihat bagaimana pekerja migran Indonesia, yang hanya berkeinginan untuk mendapatkan peluang pekerjaan yang lebih baik di luar negeri, menjadi korban kejahatan lintas negara. Oleh karenanya, saya mendesak Bapak Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia untuk: - Memperkuat mekanisme pencegahan dan perlindungan untuk warga negara Indonesia yang mencari kerja di luar negeri; - Meningkatkan pengawasan terhadap informasi penyaluran kerja dan perekrutan pekerja migran Indonesia; - Memastikan adanya mekanisme pelaporan yang efektif serta dukungan terhadap korban dan keluarga korban; - Mendesak otoritas Kamboja untuk menindak para pelaku kejahatan perdagangan manusia serta memberikan perlindungan dan bantuan bagi pekerja migran Indonesia yang menjadi korban. Hormat saya, {user_data~First name}
Nama Depan
Nama Belakang
Alamat Email
Nomor Telepon
Saya mau menerima email tentang program kampanye, menjadi volunteer, dan edukasi HAM Amnesty. Saya bisa berhenti berlangganan kapan saja.
KIRIM SURAT