KIRIM SURAT KE DPR 📩
Ketua DPR RI
Puan
Maharani
DPR RI
Yth. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Saya menulis surat ini karena merasa prihatin atas meningkatnya teror dan intimidasi terhadap warga yang menyampaikan kepedulian dan pandangannya di ruang publik, termasuk terhadap mereka yang mengkritik penanganan bencana Sumatera, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), militerisme di ruang sipil, kekerasan aparat, dan isu sosial lainnya. Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat melihat adanya ancaman, peretasan akun, penyebaran data pribadi, intimidasi fisik, hingga percobaan pembunuhan terhadap orang-orang yang menyampaikan pandangan dan kepeduliannya di ruang publik. Situasi ini tidak hanya menimbulkan rasa takut bagi para korban, tetapi juga membuat banyak orang khawatir untuk menyampaikan pendapat secara terbuka. Menyampaikan pendapat tentang kebijakan publik seharusnya dilindungi oleh negara. Ketika hal ini berbalas intimidasi, kepercayaan masyarakat terhadap perlindungan hukum dapat ikut melemah. Sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengawasi kementerian/lembaga di bidang keamanan, hukum, dan hak asasi manusia, saya berharap DPR RI dapat memastikan bahwa tindakan teror dan intimidasi terhadap warga tidak dibiarkan dan ditangani secara serius oleh lembaga terkait. Untuk itu, saya meminta agar Ketua DPR RI: - Mengoordinasikan pengusutan yang menyeluruh, transparan, dan independen terhadap seluruh kasus teror dan intimidasi yang terjadi; - Memastikan adanya langkah perlindungan yang efektif bagi warga negara agar dapat menyampaikan pandangan dan kepeduliannya di ruang publik tanpa rasa takut; - Mendesak kementerian dan lembaga terkait untuk menindaklanjuti kasus-kasus intimidasi ini secara akuntabel sesuai hukum yang berlaku. Saya percaya langkah yang tegas dan terbuka dari pemerintah akan membantu menjaga rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen negara dalam melindungi hak-hak warganya. Hormat saya, {user_data~First name}
Ketua DPR RI
Puan
Maharani
DPR RI
Yth. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Saya menulis surat ini karena merasa prihatin atas meningkatnya teror dan intimidasi terhadap warga yang menyampaikan kepedulian dan pandangannya di ruang publik, termasuk terhadap mereka yang mengkritik penanganan bencana Sumatera, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), militerisme di ruang sipil, kekerasan aparat, dan isu sosial lainnya. Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat melihat adanya ancaman, peretasan akun, penyebaran data pribadi, intimidasi fisik, hingga percobaan pembunuhan terhadap orang-orang yang menyampaikan pandangan dan kepeduliannya di ruang publik. Situasi ini tidak hanya menimbulkan rasa takut bagi para korban, tetapi juga membuat banyak orang khawatir untuk menyampaikan pendapat secara terbuka. Menyampaikan pendapat tentang kebijakan publik seharusnya dilindungi oleh negara. Ketika hal ini berbalas intimidasi, kepercayaan masyarakat terhadap perlindungan hukum dapat ikut melemah. Sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengawasi kementerian/lembaga di bidang keamanan, hukum, dan hak asasi manusia, saya berharap DPR RI dapat memastikan bahwa tindakan teror dan intimidasi terhadap warga tidak dibiarkan dan ditangani secara serius oleh lembaga terkait. Untuk itu, saya meminta agar Ketua DPR RI: - Mengoordinasikan pengusutan yang menyeluruh, transparan, dan independen terhadap seluruh kasus teror dan intimidasi yang terjadi; - Memastikan adanya langkah perlindungan yang efektif bagi warga negara agar dapat menyampaikan pandangan dan kepeduliannya di ruang publik tanpa rasa takut; - Mendesak kementerian dan lembaga terkait untuk menindaklanjuti kasus-kasus intimidasi ini secara akuntabel sesuai hukum yang berlaku. Saya percaya langkah yang tegas dan terbuka dari pemerintah akan membantu menjaga rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen negara dalam melindungi hak-hak warganya. Hormat saya, {user_data~First name}
Ketua DPR RI
Puan
Maharani
DPR RI
Yth. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Saya menulis surat ini karena merasa prihatin atas meningkatnya teror dan intimidasi terhadap warga yang menyampaikan kepedulian dan pandangannya di ruang publik, termasuk terhadap mereka yang mengkritik penanganan bencana Sumatera, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), militerisme di ruang sipil, kekerasan aparat, dan isu sosial lainnya. Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat melihat adanya ancaman, peretasan akun, penyebaran data pribadi, intimidasi fisik, hingga percobaan pembunuhan terhadap orang-orang yang menyampaikan pandangan dan kepeduliannya di ruang publik. Situasi ini tidak hanya menimbulkan rasa takut bagi para korban, tetapi juga membuat banyak orang khawatir untuk menyampaikan pendapat secara terbuka. Menyampaikan pendapat tentang kebijakan publik seharusnya dilindungi oleh negara. Ketika hal ini berbalas intimidasi, kepercayaan masyarakat terhadap perlindungan hukum dapat ikut melemah. Sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengawasi kementerian/lembaga di bidang keamanan, hukum, dan hak asasi manusia, saya berharap DPR RI dapat memastikan bahwa tindakan teror dan intimidasi terhadap warga tidak dibiarkan dan ditangani secara serius oleh lembaga terkait. Untuk itu, saya meminta agar Ketua DPR RI: - Mengoordinasikan pengusutan yang menyeluruh, transparan, dan independen terhadap seluruh kasus teror dan intimidasi yang terjadi; - Memastikan adanya langkah perlindungan yang efektif bagi warga negara agar dapat menyampaikan pandangan dan kepeduliannya di ruang publik tanpa rasa takut; - Mendesak kementerian dan lembaga terkait untuk menindaklanjuti kasus-kasus intimidasi ini secara akuntabel sesuai hukum yang berlaku. Saya percaya langkah yang tegas dan terbuka dari pemerintah akan membantu menjaga rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen negara dalam melindungi hak-hak warganya. Hormat saya, {user_data~First name}
Nama Depan
Nama Belakang
Alamat Email
Nomor Telepon
Saya mau menerima email tentang program kampanye, menjadi volunteer, dan edukasi HAM Amnesty. Saya bisa berhenti berlangganan kapan saja.
KIRIM SURAT